Kunjungan Menko 2 PPMI Mesir ke WAMY, Dr. Ahmad Harap Buka Asrama untuk Banat



PPMIMesir, Kairo- Setelah kunjungan ke beberapa kekeluargaan yang ada di Masisir, kali ini perwakilan PPMI melakukan kunjungan ke asrama mahasiswa asing yang memfasilitasi tempat tinggal Mahasiswa Indonesia di Mesir. Minggu, 15 September, Menko 2 PPMI berkesempatan berkunjung ke Asrama World Assambly of Moslem Youth (WAMY).
WAMY adalah sebuah Organisasi Kepemudaan Islam yang berdiri dan berpusat di Riyadh, Arab Saudi. Organisasi yang memiliki cabang di lima benua ini didirakan pada tahun 1972 dan diketuai Syaikh Shalih bin Abdul Aziz. Hampir seluruh pendaan organisasi ini berasal dari Arab Saudi. Yang mana salah satu cabangnya terdapat di Mesir yang berdiri pada tahun 1998.

Kedatangan rombongan PPMI disambut langsung oleh Dr. Ahmad, Penanggung Jawab di asrama tersebut. Diskusi hangat dengan Dr. Ahmad ini, selain membahas soal sejarah berdirinya WAMY, kondisi serta kegiatan-kegiatan mahasiswa yang difasilitasi oleh MAWY turut menjadi topik perbincangan.

Dr. Ahmad menceritakan, pada mulanya organisasi kepemudaan Islam ini hanya memiliki setengah imarah (gedung apartemen) dengan total 4 syaqah (falt). Hal ini berlangsung pada rentang awal berdiri WAMY, pada tahun 2001 hingga tahun 2014. Yang mana pada waktu itu masih berlamat di Hay Tsamin. Namun sejak tahun 2014 hingga sekarang, WAMY telah memiliki satu imarah penuh di Hay ’Asyir dengan fasilitas lumayan lengkap. Diantaranya; Masjid, ruang komputer, perpustakaan, dan kafetaria. Selain itu untuk sarapan setiap mahasiswa diberi uang saku sebanyak 15 Le sedangkan untuk makan siang dan malam disediakan oleh asrama. Untuk perbulannya nanti juga akan ada uang saku sebesar 450 Le.

Jumlah mahasiswa yang tinggal di asrama WAMY saat ini adalah 110 orang. 30 diantaranya adalah mahasiswa asal Indonesia dengan pembagian 10 rumah yang mana masing-masingnya memiliki 7 kamar dan setiap kamar diisi oleh 2 sampai 4 orang mahasiswa tergantung strata kuliahnya.

Dulunya ada beasiswa luar sekarang sudah tidak ada lagi, karena kebijakan dalam hal ekonomi sudah berubah. Besar harapan kami untuk membuka asrama untuk  banat dan beasiswa luar dibuka lagi,"  ujar Dr. Ahmad ketika menyampaikan kesan beliau di akhir sesi diskusi dengan beliau disamping beliau juga mendoakan kebaikan untuk seluruh penuntut ilmu asal Indonesia.

Perlu diketahui bahwa setiap bulan, Wamy mengadakan pertemuan dengan anggota al-Azhar untuk acara buka bersama dengan para mahasiswa. Pun diskusi terkait kondisi mahasiswa serta tanya jawab. Di samping itu juga, WAMY mengadakan acara haflah, tahfidz, rihlah sa’idah, dan muhadharah yang diisi oleh Masyaikhul Azhar dengan berbagai macam disiplin ilmu yang dibutuhkan oleh para mahasiswa yang tinggal di WAMY.

Rep; Daku


Post a Comment

0 Comments