Grand Opening Sekolah Desain Grafis 2020; Masisir Diajak untuk Lebih Berkompeten


PPMI - Kairo, Menko 4 PPMI Mesir sukses mengadakan Grand Opening Sekolah Desain Grafis 2020 (02/9/3/20).

Acara yang merupakan pembukaan dari sekolah desain 2020 tersebut berjalan dengan lancar. Acara dimulai pada pukul 14.20 WLK yang diawali dengan pembacaan qiroah dan beberapa sambutan dilanjutkan dengan pembukaan simbolis sekolah desain grafis 2020 oleh Presiden PPMI Mesir Arif Mughi Salam. 

"Sekolah desain grafis ini akan berlangsung dengan enam kali pertemuan, peserta tidak diperkenankan untuk tidak hadir di kelas lebih dari dua kali tanpa izin yang jelas, sanksinya peserta dianggap tidak lolos dan uang pendaftarannya tidak dapat diambil kembali," Ujar Daru Fahma Muliawan, selaku ketua panitia yang sekaligus merangkap menjadi kepala  sekolah desain tersebut. Dengan diadakanya kegiatan seperti ini, diharapkan supaya tingkat kapabilitas desain grafis masisir meningkat. Acara berhenti sejenak untuk sholat ashar dan coffee break. 

Acara inti dibawakan oleh Fuad Nafis Al-Ahbab, selaku pemateri, ia menjelaskan mengenai pengenalan seputar desain komunikasi visual, fungsi dan tujuannya. "Unsur-unsur seni rupa dan desain itu ada delapan, yaitu; titik, garis, bidang, bentuk atau volume, ruang, gelap terang, tekstur dan warna, jika kita dapat memadukan unsur-unsur tersebut dengan tepat, maka terciptalah karya yang indah," Imbuhnya.

Materi selanjutnya adalah prinsip desain grafis, yaitu metode atau cara untuk menyusun unsur-unsur desain grafis. Prinsip ini terbagi menjadi enam yaitu; keseimbangan (balance), kesatuan (unity), penekanan (emphasis), Irama (rythm), kontras dan kesederhanaan (simplicity). 

"Sebetulnya prinsip seni rupa ini tidak bersifat mutlak dan harus diikuti untuk menciptakan karya yang baik. Lambat laun kita harus keluar dari kotak itu untuk menghasilkan pelbagai karya yang segar dan mutakhir. Akan tetapi ada baiknya kita berusaha untuk menguasai prinsip tersebut, sebelum melanggarnya. Bagaimana kita tahu bahwa kita telah melanggar dan melangkah lebih jauh dari aturan tersebut apabila kita tidak benar-benar tahu dan menguasai aturan itu sendiri" Ujar sang pemateri. 

Acara dipungkasi dengan pembagian kelompok belajar dan foto bersama.




Rep: Anycouza






Post a comment

0 Comments