Grand Opening Masisir Mutfawwiq Berlangsung Spektakuler



Reporter: Muhammad Mutawalli Taqiyuddin 

Ppmimesir.id, Kairo-- (16/9/2018) PPMI Mesir 18/19 bekerjasama dengan KBRI Mesir, Wihdah, Forsema (Forum Senat Mahasiswa) dan 17 Kekeluargaan Nusantara Mesir sukses menyelenggarakan acara mega raksasa Grand Opening Masisir Mutfawwiq di Aula Markaz Lughah Syeikh Zayed Hay Sadis Cairo. Program ini terdiri dari Seminar Perkuliahan, Temu Ramah Dekan, dan Takrim Mutfawwiqin. 

"Masisir Mutfawwiq ini merupakan agenda satu tahun yang setelah acara Grand Opening ini akan dilaksanakan bimbel, tujuannya agar selalu memacu adrenalin mahasisiwa baru untuk senantiasa semangat dalam urusan akademik perkuliahan," Sekjend PPMI 18/19 M. Najid Akhtiar, Lc. menjelaskan.

Acara Grand Opening Masisir Mutfawwiq 2018 terdiri dari rangkaian seperti motivasi perkuliahan yang dimoderatori langsung oleh Wakil Presiden PPMI 18/19 Muhammad Al-Chudlori serta motivasi yang langsung dibawa oleh Ust. Agung Saputro, Lc,. Dpl. & Usth. Sheila Adriana, Lc,. Dipl. 


Dalam materinya Ust. Agung Saputro secara tuntas menjelaskan definisi ilmu di enam disiplin ilmu agama. Sementara Usth. Sheila Ardiana lebih menyorot sisi motivasi untuk adik-adiknya.

Acara dilanjutkan dengan Takrim Mutafawwiqin untuk mahasiswa-mahasiswi Al-Azhar asal Indonesia yang meraih predikat Mumtaz dan Jayyid Jiddan. Penghargaan kepada para mahasiswa berprestasi ini diserahkan langsung oleh Bapak Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh KBRI Kairo, Drs. H. Helmy Fauzy, ditemani oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo, Dr. Usman Syihab.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Dubes mewakili pemerintah Indonesia menyerahkan penghargaan kepada 201 mahasiswa S-1 Universitas Al-Azhar asal Indonesia yang meraih predikat mumtaz dan jayyid jiddan. Selain piagam perhargaan, bagi 16 orang peraih predikat mumtaz diberikan dana insentif EGP 700 sedangkan 185 orang peraih predikat jayid jiddan diberikan insentif EGP 500. 


Pak Dubes mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla terhadap dunia pendidikan dan harapannya agar semakin banyak mahasiswa Indonesia di Mesir yang berprestasi.

Setelah zuhur acara diistirahatkan sejenak, kemudian dilanjutkan dengan temu ramah bersama para pembesar Universitas Al-Azhar. Hadir pada kesempatan tersebut Prof. Dr. Thaha Abdul Khaliq, Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin; Prof. Dr. Majdi, Wakil Dekan Fakultas Dirasat Islamiyah; Prof. Dr. Suadah Abdul Majid, Wakil Dekan Fakultas Dirasat Islamiyah lil Banat; Dr. Thaha Zakariya, Wakil Direktur Markaz Lughah Syeikh Zaid; dan Dr. Hamdallah Shafi, perwakilan dari Organisasi Internasional Alumni Universitas Al Azhar.





Post a Comment

0 Comments